Menanam Penutup Tanah (Leguminosa)

Mei 20, 2008

Persiapan yang sangat perlu dilakukan adalah membersihkan areal dari segala gulma yang bisa dilakukan dengan cara mekanis (alat berat) dan secara chemis.  Untuk mengurangi persaingan dengan gulma dan menekan biaya penyiangan maka penanaman sebaiknya dilakukan segera mungkin setelah areal dipersiapkan

 

Penanaman Biji.  Biji kacangan dapat ditanam di dalam larikan atau lobang. Dalam satu gawangan dibuat 3 sampai 5 jalur penanaman (barisan penanaman kacangan).  Penanaman di dalam larikan yaitu dengan mencangkul ringan sedalam mata cangkul (5-10 cm) searah barisan tanaman kelapa sawit, biji ditabur di dalam larikan kemudian ditimbun.  Bisa juga dengan cara penanaman dengan sistim tunggal yaitu dengan membuat lubang tunggal disepanjang jalur penanaman sedalam 2-4 cm dengan jarak +/- 30 cm dan tiap lubang diisi 4-5 biji kacangan.

 

Penanaman Stek (Calopogonium Caeruleum). Sistem stek menggunakan kantongan plastic kecil ukuran 7×15 cm yang diisi top soil yang telah diayak. Plastik yang sudah diisi topsoil kemudian disusun di tempat terlindung atau dibawah kelapa sawit.  Bahan stek minimum memiliki dua ruas, satu ruas masuk ke tanah dan satu lagi diatas tanah.  Penyiraman harus dilakukan pagi dan sore.  Pemupukan dilakukan setelah berumur 2-3 minggu dengan pupuk majemuk 12-12-17-2 sebanyak 0,3-0,5 g per kantungan.  Stek ditanam ke lapangan pada musim hujan setelah berumur 1,5-2 bulan.  Kebutuhan stek mencapai 1200-1500 buah per hektar atau 9-12 stek per gawang.  Untuk menghindari stagnasi sebaiknya diusahakan tanah di dalam kantongan kecil tidak pecah pada waktu penanaman di lapangan.  Pemupukan dilakukan 5-7 hari setalah penanaman lapangan dengan pupuk majemuk 15-15-6-4 dengan dosis 40 kg per  hektar.  Pemupukan selanjutnya sama seperti pemupukan kacangan dari biji.

 

Jadwal pemupukan

Umur Kacangan (bulan)

Jenis

Dosis (Kg/Ha)

Saat tanam

RP

1:1*

1

15-15-6-4

40

3

RP

80

6

RP

120

24

RP

200

 

*dosis campuran RP : biji kacangan adalah 1:1

 

Pembangunan Penutup Tanah Leguminosa Pada Perkebunan Kelapa Sawit (Fiber Chan dan Ch. Hutahuruk)

Entry Filed under: Tanah, Tanaman Belum menghasilkan. Tag: , , , .

6 Comments Add your own

  • 1. Ridwan  |  Mei 30, 2008 at 7:23 pm

    Terima kasih atas informasinya……
    Saya mau bertanya, apakah perlu menanam LCC pada Perkebunan Kelapa Sawit di Lahan Gambut?
    kalau bisa saya juga mau minta tolong. Tolong Abang kirimkan cara penanaman LCC,dan Daftar harga LCC ke e-mail saya.
    Terima Kasih
    Ridwan
    r_one_ne@yahoo.co.id

    Balas
  • 2. shelly  |  Juni 3, 2008 at 12:04 pm

    saya mau bertanya, bila sudah menanam LCC seberapa sering melakukan penyiangan terhadap gulma dengan cara manual maupun menggunakan penyemprotan kimia pada TBM tahun ‘0′ sampai TBM tahun ‘3′
    mohon kiranya mengirimkan daftar harga LCC ke alamat e-mail saya
    shelly_deprincess@yahoo.co.id

    Balas
  • 3. bibieos  |  Juni 3, 2008 at 11:09 pm

    Shelly,
    untuk 0-6 bulan penyiangan di lakukan 2 minggu sekali
    6-12 bln, sebulan sekali
    13-24 bln, 2 bulan sekali
    25-36 bln, 3 bulan sekali
    Mohon maaf.. saya tidak punya info harga lcc

    Balas
  • 4. Juliadi  |  Juli 1, 2008 at 11:49 am

    mohon di beri kan info untuk memperoleh bibit leguminosa. saya membutuhkan banyak untuk di kebun.

    Balas
  • 5. Ryanto  |  Juli 8, 2008 at 3:58 pm

    Mohon Informasinya
    Gimana sih solusi penanaman sawit pada lahan gambut, soale banyak nga berhasil tuh… sudah banyak cara, teapi ada jga yang sukses, padahal cara penanaman dan perawaan sama seperti di darat. mohon infonya yah…
    Salam,

    Crew_maintenance@yahoo.com

    Balas
  • 6. Juliadi  |  Juli 14, 2008 at 9:45 am

    Mohon diberi info tentang permasalahan yang sering dihadapi pada saat penanam leguminosa, saya sudah coba untuk menanam tanaman kacangan tersebut di daerah Takengon, dengan ketinggian 1500-2000 m dpl. Apakah ada pengaruh nya terhadap pertumbuhan tanaman kacangan tersebut.

    Tks.

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Harga TBS/Kg di Simalungun, Sumut

3 Jun 2008 Rp. 1.785

Kategori

Arsip

Blogroll

Meta